Love Earth like Love Your Heart

,
"Love Earth like Love Your Heart" itulah mungkin kata yang tepat untuk 'mengubrah' kita agar sadar akan keberadaan bumi yang kita pijak ini.

Your Heart disini saya artikan sebagai 'cintamu'. Tau kanth rasanya cinta itu seperti apa?! rasain sendiri lah, pasti tau! Jadi

gimana rasanya jika rasa itu juaga kita wujudkan kepada bumi tercinta ini. So..... Jadilah sahabat bumi ini dengan 'mencintainya' sepenuh hati.

Selengkapnya....

Ayo! Hidup Ramah Lingkungan!

,
Siapa bilang pola hidup ramah lingkungan merupakan pilihan yang sulit diwujudkan?

Sungguh mudah hidup ramah lingkungan. Dengan praktik-praktik keseharian yang sederhana, beban Bumi akan buat gurangi, demikian kesimpulan yang disebukan dalam situs jejaring berita lingkungan hidup www.enn.com.

Perhatian utama yang harus diacu adalah konsumsi energi dan air, jangan lupakan juga buangan limbah alias sampah, dan beban gaya hidup manusia terhadap kelestarian Bumi pun akan berkurang drastis.

ENN menawarkan 12 jurus mudah untuk memulai hidup yang ramah lingkungan, pertama adalah dengan cara

mengganti lampu pijar dengan lampu FLB ("fluorescent light bulbs") atau CFLs ("compact fluorescent bulbs").

Memang, harga bohlam pijar lebih murah daripada lampu CFLs, tapi bila semua lampu di rumah menggunakan lampu yang hemat energi ini maka tagihan listrik bisa ditekan hingga 30 persen dari kondisi semula.

Menurut hasil penelitian Badan Perlindungan Lingkungan Hidup Amerika Serikat (EPA), lampu jenis CFLs menyerap listrik 75 persen dari lampu pijar biasa dan usianya bisa 10 kali lebih panjang daripada bohlam pijar.

Langkah mudah kedua adalah dengan menjaga kondisi kendaraan dalam performa yang terbaik. Memang akan lebih baik lagi kalau semua orang menggunakan moda transportasi sepeda atau transportasi umum, tapi bagi mereka yang sangat terpaksa harus menggunakan kendaraan pribadi harus memastikan kondisi kendaraannya adalah yang terbaik.

Gantilah oli secara rutin dan pertahanan ban yang performanya bagus, sehingga hemat bahan bakar. Taatilah semua peraturan berlalu lintas, ingat bahwa bahan bakar yang digunakan akan lebih hemat bila laju kendaraan tidak terlalu kencang melaju, patuhi ketentuan batas maksimal kecepatan.

Jurus ketiga adalah dengan memaksimalkan jumlah baju yang akan dicuci di mesin cuci. Bila mesin bekerja dengan beban cucian yang tidak maksimal, tentu akan memakan energi yang lebih besar, jadi pastikanlah semua baju dicuci pada waktu bersamaan agar beban maksimal mesin tercapai dan energi yang dibutuhkan lebih kecil.

Bila mencuci baju, gunakan saja air biasa, tidak perlu air yang panas karena air panas untuk mencuci baju tentu membutuhkan energi yang lebih banyak daripada air biasa.

Toh hasil mencuci dengan air yang panas dan air yang dingin akan sama saja bagi sebagian besar jenis pakaian.

Tips kelima yang dianjurkan: copot kabel peralatan listrik jika sudah tidak lagi digunakan. Boleh saja komputer sudah dimatikan lewat satu klik di tombol "sign-off", tapi selama masih ada lampu yang menyala di piranti itu, maka pertanda listrik masih menjalar di alat elektronik tersebut.

Jadi ... matikan, dan cabut kabelnya. Entah itu komputer, radio, televisi, atau mesin pencetak yang sudah tidak digunakan lagi, agar listrik benar-benar tidak mengalir lagi.

Menjalani gaya hidup yang ramah lingkungan memang sedikit meminta orang lebih berpikir panjang soal pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Sebagai contoh soal penggunaan botol minuman, memang air di dalam botol kemasan lebih ringkas dan gampang dibawa tapi dampak menggunakan botol macam ini ternyata tidaklah sesederhana itu.

Proses pembuatan botol kemasan air minum menggunakan plastik berbahan baku bensin, belum lagi tahap pengirimannya ke pasar yang sangat boros akan energi.

Gaya hidup "hijau" akan lebih memilih langkah lain daripada membeli air di botol kemasan; saring air hingga layak minum, lalu minum air itu dari botol yang bisa digunakan berulang-ulang jika hendak bepergian.

Langkah berikutnya adalah dengan mempersiapkan diri saat makan di restoran atau berbelanja di pusat perbelanjaan.

Kalau berencana makan di restoran yang menyajikan porsi super besar, maka bawalah serta tempat bekal Tupperware untuk membawa sisa makanan yang tidak habis disantap agar makanan tidak mubazir.

Lalu jika ingin berbelanja, jangan lupa bawa tas atau keranjang untuk menenteng barang belanjaan, kurangi penggunaan plastik agar tidak menambah sampah dan membuang energi untuk proses daur ulang plastik.

Pola konsumsi makanan juga harus dilibatkan dalam gaya hidup ramah lingkungan. Pilihlah makanan yang kemasannya minimalis, karena akan lebih baik memakan sesuatu dari bungkus yang tidak terlalu banyak menghasilkan sampah.

Jurus kesembilan yang terkait dengan pola konsumsi kita adalah dengan program penggalakan konsumsi produk-produk lokal. Mesti diingat bahwa produk makanan yang diimpor atau didatangkan dari daerah serta negara lain akan berkonsekuensi pada rute pengiriman.

Makin jauh sumber makanan itu datang, maka pesawat, kapal, truk yang dilibatkan untuk mengirimnya pun pasti sangatlah masif. Dengan mengkonsumsi produk pangan lokal, tentunya petani setempat akan terangkat pendapatannya dan jejak karbon akibat transportasi pangan impor akan banyak berkurang.

Cara berikutnya adalah dengan menanam pohon di halaman sendiri. Sederhana kedengarannya, tapi cara ini sangat efektif dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca, karena ia bisa menyerap gas karbon sepanjang usianya.

Selain itu pohon pun bisa berfungsi sebagai pendingin rumah yang alami pada hari yang terik, sehingga tidak perlu lagi memasang mesin pendingin ruangan di rumah-rumah atau di kantor-kantor.

Pola konsumsi juga harus dilibatkan untuk meminimalisir pembelian barang-barang baru. Singkat kata, kalau bisa menggunakan barang bekas maka kurangilah keinginan untuk membeli barang-barang baru.

Di jurus terakhir, jurus ke-12, adalah dengan cara menggunakan energi berbahan bakar ramah lingkungan. Bahan bakar yang sumbernya energi terbarukan, seperti angin dan sinar matahari.

Kalau bisa memilih, pilihlah energi dari sumber-sumber terbarukan, dengan cara ini konsumen pun turut memilihkan "pola hidup hijau" buat korporat-korporat besar agar mereka berpihak pada jenis usaha ini.

Setiap orang punya kesempatan dan peluang yang sama untuk berpaling ke gaya hidup "hijau", tinggal pertanyaannya mau memulai "Kapan?", atau "Kapan lagi?"(*)

Selengkapnya....

Inikah Bumi Kita?!

,
Saat saya mengelilingi bumi ini dengan 'helikopternya' oM Google (google earth). Saya terbayang gimana sih keadaan bumi kita ini. Ternyata pHEw... sungguh sangat.....?! Anda sendiri yang dapat menyimpulkannya

Saya memulai perjalanan di tempat saya sekolah yaitu di SMA Negeri 1 Kepanjen, Malang, Jawa Timur. Nieh hasil jepretTannya....



Di situ bisa kita lihat masih banyak pepohonan dan perkebunan atau sawah yang masih hijau.


Yo..... Perjalan saya lanjutkan ke pusat kota Malang, gimana sih keadaannya?!



hMmmm..... lumayan lah masih ada pepohonan yag dapat menjadi sahabat kita.


Selanjutnya saya meluncur ke ibu kota Indonesia. Yupzs..... Jakarta tentunya



Upzs.....Banyak bangedth tuh rumahnya! Dan...... hanya sedikit pohon yang ada. Inikah perlakuan kita?!


Perjalanan terakhir saya tujukan di kota besar yang mungkin semua orang tahu kota ini.
New York, itulah tempat terakhir yang saya tuju. dan ternyata...... apa yang terjadi?! Sungguh sangat memprihatinkan!



Gimana enGGak coba?! Hampir semuanya ga' ada celah untuk pohon hidup di sana. Padahal penting banget lho buat kehidupan kita. Mungkin apa di sana terlalu mengunggulkan teknologinya dari pada lingkungannya. Apakah ini yan namanya peduli terhadap bumi?!


Selengkapnya....

Hari Bumi Sedunia

,
Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April , menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan tahun 1970-an. Hari Bumi lahir diprakarsai oleh seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.

Perjuangan Gaylord Nelson dimulai sekitar lebih dari 7 tahun sebelum Hari Bumi pertama. Pada awalnya

Gaylord berharap pemikirannya tercapai melalui kunjungan yang dilakukan Presiden Kennedy ke-11 negara bagian pada September 1963, namun dengan beberapa alasan kunjungan tersebut tidak mampu membawa isu lingkungan ke dalam agenda nasional. Upaya terus dilakukan Gaylord untuk merealisasikan idenya. Setelah tur Kennedy, Gaylord melakukan kampanyenya sendiri ke beberapa negara bagian. Di seluruh pelosok negara, bukti penurunan kualitas lingkungan terjadi di mana-mana. Semua orang menyadarinya, kecuali kalangan politik.

Akhirnya pada musim panas 1969 Gaylord mengetahui bahwa aksi demonstrasi anti-perang Vietnam telah menyebar secara luas melalui perguruan tinggi di seluruh negeri. Dari sana ia mendapat ide untuk melakukan hal yang sama dalam kempanye lingkungannya. Ia memilih kalangan bawah dalam melakukan aksi protes terhadap kerusakan lingkungan. Pada sebuah konferensi di Seattle September 1969, Gaylord mengumumkan akan mengadakan demonstrasi secara nasional pada musim semi 1970 atas nama lingkungan dan setiap orang diundang untuk berpartisipasi. Setelah itu, berbagai surat, telegram, dan telepon mengalir dari seluruh negeri. Warga Amerika akhirnya menemukan sebuah forum untuk mengungkapkan kepeduliannya atas penurunan kualitas tanah, sungai, danau, dan udara di lingkungan mereka. Pada 30 November 1969 New York Times melaporkan terjadinya peningkatan aktivitas kepedulian terhadap lingkungan di seluruh negeri terutama di kampus-kampus dan suatu hari untuk peringatan permasalahan lingkungan tengah dirancang untuk untuk musim semi mendatang yang dikoordinasi oleh Senator Gaylord Nelson. Hal ini menjadi bukti keberhasilan perjuangan Gaylord Nelson dalam mengedepankan isu lingkungan sebagai agenda nasional.

Pada tanggal 22 April 1970, akhirnya sekitar 20 juta warga Amerika turun ke jalanan serta memenuhi sejumlah taman dan auditorium untuk mengkampanyekan kesehatan dan keberlangsungan lingkungan. Ribuan mahasiswa berkumpul menentang kerusakan lingkungan. Kelompok-kelompok yang sudah sejak lama menentang adanya tumpahan minyak di lingkungan, pabrik-pabrik dan pembangkit listrik penyebab polusi, buruknya saluran pembuangan, pembuangan bahan-bahan berbahaya, pestisida, jalan raya, hilangnya hutan belantara, serta semakin punahnya kehidupan liar menyadari adanya kebersamaan atas perjuangan mereka dari masyarakat.

Hari Bumi pada tahun 1970 telah menghasilkan persatuan kalangan politik yang sebenarnya jarang terjadi, yang berasal dari kaum republik maupun demokrat, dan berbagai pencampuran kalangan lainnya. Hari Bumi pertama menjadi awal terbentuknya United States Environmental Protection Agency/US EPA (sebuah badan perlindungan lingkungan Amerika) dan juga sebagai langkah awal menuju lingkungan dengan udara dan air yang bersih, serta perlindungan terhadap mahkluk hidup.

Pada tahun 1990, peringatan Hari Bumi mulai berkembang secara global. Sekitar 200 juta orang dari 141 negara di dunia tergerak untuk mengangkat isu lingkungan dalam skala global. Hari Bumi 1990 pun menjadi titik tolak terlaksananya KTT Bumi 1992 di Rio de Janeiro.

Tahun 2000 Hari Bumi mendapat bantuan dengan adanya internet untuk menghubungkan para aktivis di seluruh dunia. Pada tanggal 22 April sekitar 5000 kelompok pemerhati lingkungan di seluruh dunia merangkul ratusan juta penduduk di 184 negara yang menjadi rekor baru untuk Hari Bumi yang diperingati pada tanggal 22 April setiap tahunnya menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan pada tahun 1970. Hari Bumi lahir atas prakarsa seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan. Ia mendesak agar isu-isu tersebut dimasukkan dalam agenda nasional.

Perjuangan Gaylord Nelson dimulai sekitar lebih dari 7 tahun sebelum Hari Bumi pertama. Pada awalnya Gaylord berharap pemikirannya tercapai melalui kunjungan yang dilakukan presiden Kennedy ke sebelas negara bagian pada September 1963, namun dengan beberapa alasan kunjungan tersebut tidak mampu membawa isu lingkungan ke dalam agenda nasional. Upaya terus dilakukan Gaylord untuk merealisasikan idenya. Setelah tur Kennedy, Gaylord melakukan kampanyenya sendiri ke beberapa negara bagian. Di seluruh pelosok negara, bukti penurunan kualitas lingkungan terjadi di mana-mana. Semua orang menyadarinya, kecuali kalangan politik.

Akhirnya pada musim panas 1969 Gaylord mengetahui bahwa aksi demonstrasi anti-perang vietnam telah menyebar secara luas melalui perguruan tinggi di seluruh negeri. Dari sana ia mendapat ide untuk melakukan hal yang sama dalam kempanye lingkungannya. Ia memilih kalangan bawah dalam melakukan aksi protes terhadap kerusakan lingkungan. Pada sebuah konferensi di Seattle September 1969, Gaylord mengumumkan akan mengadakan demonstrasi secara nasional pada musim semi 1970 atas nama lingkungan dan setiap orang diundang untuk berpartisipasi. Setelah itu, berbagai surat, telegram, dan telepon mengalir dari seluruh negeri. Warga Amerika akhirnya menemukan sebuah forum untuk mengungkapkan kepeduliannya atas penurunan kualitas tanah, sungai, danau, dan udara di lingkungan mereka. Pada 30 November 1969 New York Times melaporkan terjadinya peningkatan aktivitas kepedulian terhadap lingkungan di seluruh negeri terutama di kampus-kampus dan suatu hari untuk peringatan permasalahan lingkungan tengah dirancang untuk untuk musim semi mendatang yang dikoordinasi oleh Senator Gaylord Nelson. Hal ini menjadi bukti keberhasilan perjuangan Gaylord Nelson dalam mengedepankan isu lingkungan sebagai agenda nasional.

Pada tanggal 22 April 1970, akhirnya sekitar 20 juta warga Amerika turun ke jalanan serta memenuhi sejumlah taman dan auditorium untuk mengkampanyekan kesehatan dan keberlangsungan lingkungan. Ribuan mahasiswa berkumpul menentang kerusakan lingkungan. Kelompok-kelompok yang sudah sejak lama menentang adanya tumpahan minyak di lingkungan, pabrik-pabrik dan pembangkit listrik penyebab polusi, buruknya saluran pembuangan, pembuangan bahan-bahan berbahaya, pestisida, jalan raya, hilangnya hutan belantara, serta semakin punahnya kehidupan liar menyadari adanya kebersamaan atas perjuangan mereka dari masyarakat.

Hari Bumi pada tahun 1970 telah menghasilkan persatuan kalangan politik yang sebenarnya jarang terjadi, yang berasal dari kaum republik maupun demokrat, dan berbagai pencampuran kalangan lainnya. Hari Bumi pertama menjadi awal terbentuknya United States Environmental Protection Agency/US EPA (sebuah badan perlindungan lingkungan Amerika) dan juga sebagai langkah awal menuju lingkungan dengan udara dan air yang bersih, serta perlindungan terhadap mahkluk hidup.

Pada tahun 1990, peringatan Hari Bumi mulai berkembang secara global. Sekitar 200 juta orang dari 141 negara di dunia tergerak untuk mengangkat isu lingkungan dalam skala global. Hari Bumi 1990 pun menjadi titik tolak terlaksananya KTT Bumi 1992 di Rio de Janeiro.

Tahun 2000 Hari Bumi mendapat bantuan dengan adanya internet untuk menghubungkan para aktivis di seluruh dunia. Pada tanggal 22 April sekitar 5000 kelompok pemerhati lingkungan di seluruh dunia merangkul ratusan juta penduduk di 184 negara yang menjadi rekor baru untuk mengkampanyekan Hari Bumi. Berbagai kegiatan diselenggarakan secara bervariasi mulai dari rantaian suara genderang dari desa ke desa di Gabon, Afrika hingga ratusan ribu warga yang berkumpul di National Mall, Washington D.C., Amerika Serikat. Hari Bumi 2000 secara keras dan jelas menyerukan pesan bahwa penduduk dunia menginginkan tindakan yang cepat dan tegas untuk penggunaan energi yang bersih dan ramah lingkungan.

Di tahun 2008 ini, dalam rangka memperinganti Hari Bumi, tidak ada salahnya kalau manusia yang ada di bumi ini harus “santun” terhadap alam, bisa juga kelangsungan hidup umat manusia tergantung pada “kesantunan” kita pada alam, kita harus bisa membaca dan memahami isyaratnya. Pemanasan global dan kelangkaan pangan adalah salah satu isyarat bagi manusia agar kita “santun” terhadap alam, merawat bumi dengan cara memberi “nutrisi” pada bumi merupakan salah satu contohnya.


Selengkapnya....

Satu Untuk Sejuta Kehidupan

,
Bila kita bayangan lebih dalam, berapa lama kita hidup di bumi ini. Berapa banyak nafas yang kita hirup setiap detiknya. Kita tidak bisa lepas dengan alam dan makhuk hidup sekitar.

Dengan pepohonan yang ada di sekitar kita, kita bisa bernafa dengan lega. Namun, apakah kita sadar apa saja yang telah kita lakukan untuk kehidupan bumi ini. Apakah kita telah merawat bumi ini dengan baik?! Atau bahkan kita merusaknya?!

Kalau kita merusak bumi ini, pasti kita-lah yang terkena imbasnya nanti oleh karena itu marilah kita rawat bumi ini dengan cara yang mungkin dapat menjaga kelestarian bumi ini.

Salah satu cara yang mungkin dapat kita lakukan ..

(sebagai anak sekolah) yaitu dengan merawat lingkungan sekolah kita. Nah.... dirumah kita kan banyak bunga tuh (kalau ada), dari situ setiap siswa dapat (kalo bisa wajib) membawa satu bunga atau tumbuhan yang lain yang layak dibawa.

Kalau setiap kelas kita ada 40 siswa misalnya, dan kalau di sekolah itu ada 30 kelas
maka terdapat 1200 pohon yang dapat menghijaukan lingkungan sekolah kita.

Lumayan banyak juga kanth buat menghijaukan bumi kita ini..

Selengkapnya....

Ikutan Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3

,
Kali ini grup muda kompas ngadain acara yang gag kalah dengan acara-acara yang lain. Salah satunya yaitu Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3. Berikut ini keterangan yang saya ambil langsung dari www.mudaers.com websitenya MuDA tersbut.






KOMPETISI DESAIN DAN PENULISAN WEB / BLOG:
Deadline : 20 Januari 2009


* Adalah web / blog pribadi yang masih sekolah di tingkat SLTA, atau pun web resmi sekolah tingkat SLTA
* Web /blog komunitas khas anak muda (usia 15 s/d 22 th) & mahasiswa (misal web komunitas skateboard, komunitas game, dll).
* Dibuka untuk perseorangan atau tim.
* Web / blog yang dilombakan bisa menggunakan top level domain sendiri (misal www.namadomainku.com) atau subdomain (misal subdomain.blogspot.com), baik yang berbayar maupun gratis, atau dapat memanfaatkan situs pertemanan yang ada seperti blogger.com, Multiply.com, blog di friendster, dll.
* Lomba menggabungkan antara kualitas tulisan dan kualitas desain (50% : 50%), jadi yang tidak jago desain tetap punya peluang memenangkan lomba ini, sebaliknya yang tidak jago nulis juga bisa punya peluang memenangkan lomba ini.
* Web/blog yang dilombakan minimal memuat satu halaman tulisan yang sesuai dengan Tema yaitu : "Jadilah Sahabat Bumi". Tulisan apa aja tentang lingkungan hidup yang menarik untuk dibaca. Tulisan boleh menggunakan bahasa gaul, misalnya kalau anak Jakarta boleh saja pakai bahasa "loe gue".
* Di halaman web-nya, peserta lomba harus menyertakan kalimat berbunyi “Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3” yang bisa terbaca secara normal. Lokasi kalimat itu bebas saja.
* Mencantumkan juga teks "www.mudaers.com". OPTION : akan lebih baik jika teks www.mudaers.com itu bisa diklik dan mengarah ke alamat web Mudaers di www.mudaers.com.
* Peserta lomba harus mengirimkan/submit alamat web/blognya di Direktori Mudaers.com. Caranya: Kunjung www.mudaers.com, kemudian klik Submit Web Lomba, kemudian klik Add Entry. Kamu harus terdaftar di web Mudaers.com sebelum bisa menggunakan fasilitas Submit Web Lomba ini.
* Link website / blog sudah diterima panitia paling lambat 20 Januari 2009.
* Wajib mengisi dan mengirim formulir pendaftaran lomba yang bisa didownload dari menu download di Mudaers.com. Formulir harus disertai kupon Muda Creativity Kompas - IM3 yang bisa digunting dari Kompas MuDA tiap hari Jumat. Kupon tidak bisa difotocopy. Pengiriman dialamatkan ke:

Marketing Communication Kompas
Gd Kompas Gramedia Lt2
Jl Palmerah Selatan 26-28
Jakarta 10279

* Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan ajukan di Forum Diskusi web mudaers.com

UPDATE 29 Nov 2008:
HADIAH:
Pemanang I : Uang Tunai Rp 3.000.000 Plus Hadiah Menarik Lainnya
Pemanang II: Uang Tunai Rp 2.000.000 Plus Hadiah Menarik Lainnya
Pemenang III: Uang Tunai Rp 1.000.000 Plus Hadiah Menarik Lainnya

EDIT 18 Des:
Catatan khusus: khusus untuk lomba desain web/blog ini, mengingat banyaknya kasus web/blog yang menggunakan tampilan sama (template yang sama), contohnya sama-sama menggunakan template blogger.com atau wordpress yang sama, maka jika Juri kesulitan menentukan pemenang I, II, III, Juri HANYA akan mencari ENAM (bukan lima seperti teks sebelumnya) besar website pilihan Kompas MuDA paling favorit saja dengan nilai hadiah sama yaitu masing-masing Rp 1.000.000.

Nah tu tadi keterangan yang saya ambil dari www.mudaers.com. Semoga bermanfaat dan juga doakan semoga webblog ini masuk dalam kontes MuDA kali ini.
Selengkapnya....

Blog Apaan Sih....?!

,

Sbenernya apa sich blog itu?!
Blog itu singkatan dari "web log" yang merupakan bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Sedangkan ngEblog


(istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet. Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.

Termasuk event yang diadakan MuDa yang punya websitenya di www.mudaers.com
yang bisa menarik minat para blogger maupun calon blogger yang ikut menambah jumlah blogger di Indonesia tentunya! Juga penulis-penulis yang seneng nulis! He.... :)
Gag kalah juga para designer juga boleh ikutan....

Selengkapnya....

Sebelum....

,
Assalamu’alaikum Wr. Wb.



Sekarang banyak orang yang diliputi dengan berbagai masalah. Masalah itu muncul karena perkembangan zaman yang semakin pesat. Dunia teknologi sudah menjamah ke berbagai lapisan. Salah satunya

adalah internet. Dengan internet kita bisa memperoleh informasi dengan mudah dan cepat.

Orang, kalau dilarang biasanya malah ingin mencoba atau penasaran. Di dunia maya yang luas ini kita bisa melakukan apa saja yang kita mau. Jika kita ingin menjadi orang yang baik, silahkan. Orang yang tidak baik pun tersedia.

Jadi, sekarang keputusan ada ditangan Anda. Baikkah, jelekkah, terserah Anda. Semoga sedikit pembuka ini menjadi pedoman Anda untuk menjelajahi dunia maya yang luas ini.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Selengkapnya....